Sobatmedia – Beberapa waktu yang lalu Pak Jokowi meminta agar harga sembako tidak naik menjelang lebaran. Permintaan ini bertujuan untuk mengendalikan harga yang biasa naik saat hari raya akan tiba. Namun, Mediaindonesia.com pada 9 Mei 2015 memberitakan bahwa harga sembako masih tinggi. Mengapa bisa demikian?
Sobatmedia berusaha merangkum beberapa kemungkinan yang mempengaruhi perubahan harga sembilan bahan pokok:
#1 Harga BBM
Naik turunnya harga BBM mempengaruhi harga sembako. Misalnya nih kalau harga BBM naik maka sebelum harga itu ditetapkan Pemerintah, pedagang-pedagang biasanya buru-buru menaikkan harga dagangannya. Kenaikan ini juga diikuti oleh naiknya ongkos moda transportasi kita.
Naik turunnya harga BBM mempengaruhi harga sembako. Misalnya nih kalau harga BBM naik maka sebelum harga itu ditetapkan Pemerintah, pedagang-pedagang biasanya buru-buru menaikkan harga dagangannya. Kenaikan ini juga diikuti oleh naiknya ongkos moda transportasi kita.
#2 Cuaca Tidak Menentu
Dulu para petani punya pengetahuan tradisional yang mereka sebut sebagai pranatamangsa. Dengan pranatamangsa, para petani memperkirakan perubahan musim dan menentukan kapan waktu untuk menabur. Namun, sekarang cuaca menjadi tidak menentu. Prediksi tidak selalu tepat. Akibatnya, tanaman menjadi gagal panen dan suplai komoditas pertanian menjadi tersendat. Karena komoditas langka maka harganya juga semakin tinggi.
Dulu para petani punya pengetahuan tradisional yang mereka sebut sebagai pranatamangsa. Dengan pranatamangsa, para petani memperkirakan perubahan musim dan menentukan kapan waktu untuk menabur. Namun, sekarang cuaca menjadi tidak menentu. Prediksi tidak selalu tepat. Akibatnya, tanaman menjadi gagal panen dan suplai komoditas pertanian menjadi tersendat. Karena komoditas langka maka harganya juga semakin tinggi.
#3 Ulah Spekulan
Orang-orang yang tau informasi tentang minimnya suatu barang tidak selalu bersikap baik. Ada saja yang curang dengan menimbun barang itu saat harga murah dan kemudian mengeluarkannya dari gudang saat harga naik. Spekulan seperti ini biasanya merugikan konsumen dan menyebabkan harga cepat melambung tinggi.
Orang-orang yang tau informasi tentang minimnya suatu barang tidak selalu bersikap baik. Ada saja yang curang dengan menimbun barang itu saat harga murah dan kemudian mengeluarkannya dari gudang saat harga naik. Spekulan seperti ini biasanya merugikan konsumen dan menyebabkan harga cepat melambung tinggi.

Tidak ada komentar:
Write komentar