Manfaat ubi kayu atau yang biasa disebut singkong ini, ternyata juga dirasakan oleh warga Gunungkidul. Berikut adalah bahan olahan ubi kayu yang biasa kita jumpai di wilayah Gunungkidul;
1.Keripik ubi
Cara membuatnya cukup mudah. Cukup iris ubi kayu tipis-tipis lalu rendam dalam bumbu yang sudah disiapkan. Setelah itu goreng dalam suhu minyak goreng yang cukup. Keripik cukup populer digunakan sebagai camilan dan snack di sekolah-sekolah.
2.Kerupuk Singkong
Kerupuk singkong dibuat dari ubi yang dihaluskan (biasanya diparut). Warga mencampur parutan dengan rempah lalu dikukus. Setelah dikukus, adonan kemudian dijemur dan digoreng setelah kering.
Baca juga : Embung Batara Sriten: Wujud Perhatian Pemerintah dan Masyarakat Gunungkidul Terhadap Pelestarian Air
3.Gethuk
Gethuk adalah singkong yang dilembutkan kemudian dikukus bersama dengan gula atau bumbu pengharum yang lain.
4.Gathot
Gathot adalah ubi yang dikeringkan dan kemudian dikukus. Cara penyajiannya cukup ditaburi parutan kelapa.
5.Mocaf
Mocaf adalah sebutan dari tepung singkong. Mocaf berbentuk tepung dan bisa diolah hingga berbentuk beras. Dengan mengolah singkong menjadi mocaf, warga mendapatkan income tambahan karena nilai jual singkong meningkat.
6.Sumber Ethanol
Sobatmedia belum menjumpai warga yang mengolah singkong menjadi ethanol. Namun, pemanfaaan singkong menjadi sumber energi baru yang layak untuk dikaji dan dikembangkan dalam rangka pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil.

Tidak ada komentar:
Write komentar