13 Juni 2016

Biji mete; Kekayaan Hayati Sumber Ekonomi Sumba

Penulis: Marliani Yakoba Betriks Lay*

SOBAT MEDIA - Sumba adalah salah satu daerah dengan berbagai ragam komoditas. Komoditas itu berasal dari tanaman keras atau berumur panjang. Salah satu tanaman umur panjang yang menjadi sumber pendapatan masyarakat Sumba adalah Jambu Mete.

Tanaman ini kebanyakan terdapat di wilayah selatan Sumba Timur (Pinu Pahar) dan wilayah (Kodi) Sumba Barat daya. Jambu mete dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan utama warga. Para pengusaha biji mete membeli komoditas dari masyarakat dan menjualnya ke luar pulau.

Biasanya biji Mete dipasarkan ke Kupang, Denpasar, dan Surabaya. Pemasaran ini semakin luas seiring bertambahnya pengetahuan masyarakat Sumba tentang manfaat biji mete.

Selama ini, mete, sebutan untuk menyebut biji buah jambu mete, hanya digunakan untuk pakan hewan ternak. Daging buah hanya digeletakkan begitu saja dan kemudian ternak akan memakan daging buahnya. 

Beruntunglah masyarakat karena dalam sepuluh tahun terakhir, biji mete sudah mulai dilirik. Nilai jualnya semakin tinggi. 

Kondisi ini sebenarnya menguntungkan warga yang mengusahakan biji mete. Pertama, petani akan mendapatkan untung karena telah mendapat mata pencarian baru.

Kedua, biji mete sebenarnya juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Sumba. Hal ini senada dengan program pemerintah bahwa daerah jangan mengekspor bahan mentah. 

Ketiga, biji mete juga mengangkat neraca perdagangan daerah karena meningkatkan pendapatan daerah. ***

Mahasiswi Sekolah Tinggi Teologi GKS Lewa
Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...