11 Agustus 2016

Mencatat Keuangan keluarga, Seberapa Pentingkah?

SOBAT MEDIA - Pencatatan keuangan dipandang sebagai kegiatan yang hanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan atau lembaga-lembaga besar. Orang kadang meremehkan pencatatan keuangan dalam lembaga kecil seperti keluarga, kelompok kerja kecil, atau arisan kecil. Padahal, pencatatan keuangan penting untuk mengevaluasi arus kas yang ada dalam suatu kelompok atau organisasi.

Jimmy Wicaksono, seorang auditor muda Lulusan UKDW Yogyakarta mengatakan, catatan keuangan merupakan gambaran pengelolaan keuangan yang difungsikan untuk perencanaan dan evaluasi. 


Jimmy Wicaksono, 
Auditor Keuangan tinggal di Semarang
Menurut Jimmy, keluarga diibaratkan sebagai sebuah perusahaan mini. Kebutuhan di dalam keluarga perlu dicatat. Pencatatan itu untuk memprediksi keterjadian dan kesiapan di masa yang akan datang. Pendidikan dan kesehatan adalah dua aspek yang harus disiapkan suatu keluarga di masa mendatang. 

Pencatatan keuangan membuat keluarga dapat menimbang mana kebutuhan yang penting dan mana yang tidak penting. 

Pengelolaan keuangan yang baik, menurut Jimmy, membuat suatu keluarga menjalani kehidupan ekonominya secara lebih sejahtera. 

Pada jaman kolonial Belanda, bentuk pencatatan keuangan terlihat lebih sederhana. Jimmy menggambarkan pencatatan akuntansi keuangan dalam keluarga waktu itu lebih mudah dibandingkan sekarang.

Isi pencatatan keuangan waktu itu hanya meliputi apa yang diterima oleh keluarga (pemasukan) dan apa yang dikeluarkan oleh suatu keluarga. 

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...