08 November 2016

Menilik Simalakama Reklame Suatu Kota

SOBAT MEDIA - Reklame berupa papan billboard dan baliho meramaikan pemandangan suatu kota. Bukan hanya ramai tapi juga meriah nan semarak. Warna dan desain yang ditampilkan menarik minat khalayak yang sedang menggunakan jalan. Memang sebagian warga atau pengguna jalan tidak begitu memperhatikan apalagi menanggapi iklan yang ditampilkan. Namun, ada saja ungkapan warga yang menilai pemasangan reklame mengurangi estetika pemandangan kota.

Retribusi reklame yang dihasilkan atau didapat pemerintah daerah bervariasi jumlahnya. Semakin banyak reklame yang terpasang maka semakin tinggi retribusi dan semakin tinggi pula pendapatan asli daerah (PAD). Maka secara ekonomi, reklame jelas menguntungkan.

Pemasangan reklame juga memudahkan suatu badan usaha untuk memperkenalkan produk usaha mereka. Produk menjadi semakin dikenal publik. Inilah keuntungan bagi perusahaan yang sedang melakukan promosi.

Pemasangan reklame kemudian tidak melulu menguntungkan. Ada juga resiko yang harus ditanggung. Misalnya maraknya pemandangan dan sampah visual. Terlalu banyak gambar dan media gambar akan mengurangi pemandangan hijau suatu kota.

Oleh karenanya diperlukan langkah taktis dan dinamis untuk memanajemen keberadaan reklame ini. Manajemen yang baik akan mendatangkan keuntungan bagi banyak orang.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...