07 Februari 2017

Suka-duka Bertanam Kelapa Sawit

SOBAT MEDIA - Kelapa sawit menjadi salah satu tanaman pokok perkebunan di Bengkulu. Harga jualnya yang tinggi menyebabkan orang berbondong-bondong mengonversi lahan sawahnya menjadi lahan perkebunan sawit. Lahan yang dikonversi bukan hanya persawahan saja, tetapi juga lahan belukar ataupun rawa-rawa. Tanaman kelapa sawit tampak jamak di pandangan mata.

Orang-orang bersuka. Pendapatan warga meningkat setelah  tiga tahun menanti. Biaya sekolah dan biaya perawatan medis dapat ditanggung tanpa terlalu membebani. Cukup dengan pupuk dan penyiangan berkala, pemanenan akan mencapai hasil memuaskan. Begitulah kesukaan seorang petani sawit.

Hal yang mengkuatirkan adalah adanya pandangan berbeda soal sawit. Entah penelitian mana mengatakan sawit membutuhkan air yang banyak. Unsur hara tanah juga cepat habis. Biota lain tidak akan tumbuh sempurna bila sawit harus ditanam. Maka kekuatiran ini seyogyanya dipecahkan bersama. Kita butuh solusi tepat agar masing-masing pihak sama-sama diuntungkan.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...