Ada desa yang memiliki infrastuktur lengkap dan memudahkan warganya. Fasilitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan hiburan cukup menyajikan banyak pilihan bagi siapapun yang tinggal di desa itu. Kondisi banyak pilihan inilah yang dikatakan sebagai sejahtera.
Namun, desa yang minim infrastuktur juga punya kesulitan sendiri. Desa yang demikian kurang cakap mengembangkan diri sehingga perkembangan pendidikan, kesehatan, dan ekonominya ikut terhambat.
Dana desa sebagai stimulus diharapkan mampu merangsang pertumbuhan ekonomi warga desa.
![]() |
| Selsius Imanuel Malailo Pemerhati Masyarakat Desa |
Lalu kualitas seperti apa yang dibutuhkan oleh desa-desa?
Pertama, desa perlu melihat potensi diri. Kembangan sumber daya yang ada dan tidak perlu memaksakan hal-hal yang belum dikenali warganya. Bagaimanapun juga, pengembangan potensi warga akan memudahkan warga untuk bergerak dan mengenali desanya sendiri.
Kedua, desa perlu membuka diri. Berbagi pengalaman dan cerita dengan desa lain yang telah kreatif itu perlu. Tidak perlu mengisolasi diri dalam kungkungan tempurung yang semakin membuat terpuruk.
Ketiga, jangan gagap teknologi.
Dengan tiga syarat ini maka kualitas SDM desa akan beranjak.


Tidak ada komentar:
Write komentar