22 Mei 2016

Prasyarat Budidaya Lele Agar Memajukan Ekonomi Warga

SOBAT MEDIA - Sebagian warga Gunungkidul menyadari potensi ekonomi dari budidaya lele. Permintaan dari kota Yogyakarta harus dicukupi dari luar daerah. Namun, pemasaran dan jaminan mutu masih menjadi perhatian kelompok-kelompok budidaya. Tidak jarang, petani kesulitan untuk memasarkan produknya.

Di tengah tantangan yang sedang dihadapi, warga terus-menerus memperbaiki sarana dan prasarana yang mereka miliki guna menunjang kualitas produk budidaya.

Berikut adalah hal-hal yang diperhatikan oleh warga Gunungkidul ketika mereka mengusahakan budidaya lele;

Pertama, warga memperhatikan pasokan air daerahnya. Memang budidaya lele tidak membutuhkan banyak air tetapi sirkulasi air yang berlanjut serta kualitas air mempengaruhi hasil yang nanti akan dipanen.

Air menjadi penting maka warga menjaga aliran air dan memantau sumber air. 

Kedua, warga tidak main-main soal pakan. Tidak semua bahan dapat masuk ke kolam. Hanya bahan tertentu yang menjadi makanan lele saja yang dapat masuk ke kolam.

Ketiga, perbandingan luas kolam dengan populasi lele. jangan sampai lele tidak punya ruang gerak cukup karena kolam penuh sesak oleh populasi yang padat. 

Keempat, warga mengusahakan sertifikasi bahan makanan baik kepada dinas perikanan. Dngan sertifikasi ini, produk bisa dipasarkan ke daerah-daerah di luar wilayahnya sendiri.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...