25 November 2016

Tidak perlu Cemas Akan Isu Rush Money

      
SOBAT MEDIA - Isu Rush Money diasumsikan membuat keuangan suatu negara tidak stabil. Setiap orang menarik dananya di bank dan bank akan kolaps. Lalu apakah yang dimaksud dengan Rush Money? Rush money adalah upaya penarikan uang tunai yang ada di bank dan bank akan mengalami kekosongan kas sehingga dipastikan merugi.

Bisa dibayangkan bila kita berada dalam kondisi tidak punya uang. Tidak ada modal yang bisa dipinjam, roda ekonomi akan berhenti, tidak ada modal investasi. Pembiayaan akan  bangkrut. Kehidupan ekonomi makro akan terjun bebas.

Krisis mengancam suatu negeri yang rakyatnya tidak memiliki simpanan. Amat disayangkan bila suatu negara harus meminjam dana pada lembaga keuangan di luar negeri. Bunganya tentu akan tinggi, keuntungan hanya akan dinikmati oleh orang lain.

Bila dana masyarakat disimpan di dalam negeri, Negara akan memiliki alternatif pinjaman. Pemerintah meminjam dana pada rakyatnya sendiri. Tentu ini akan lebih menguntungkan dibanding meminjam di lembaga keuangan luar negeri.

Masyarakat sebenarnya tidak perlu kuatir lagi cemas. Keadaan tidaklah genting. Ekonomi negeri ini relatif stabil. Selama bank masih berada dalam jaminan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), dana yang kita simpan akan dapat selalu diamankan. Orang mendapatkan kenyamanan dalam transaksi perbangkan kita. Ekonomi tetap stabil dan orang tetap merasa aman menyimpan uangnya di bank.

Penulis:
Yopi Pamungkas Saputro, SE
Pemerhati Ekonomi Tinggal di Sragen

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...