27 Mei 2016

Inilah Sumbangsih Desa Meminimalisir Dampak Krisis Dunia

SOBAT MEDIA - Krisis dunia menggelayut dengan aneka rupa. Krisis pangan, krisis energi, krisis air, krisis udara bersih, krisis kebudayaan, semuanya melanda . Bila manusia pesimis, jadilah dunia menuju kehancuran. Bila optimis menatap masa depan, maka sesungguhnya harapan itu ada.

Hal-hal berikut ada di desa dan tidak membuat kita pesimis. Kita berharap banyak karena desa terjaga keasriannya.

Pertama, desa adalah lumbung pangan. Bila daerah memiliki wilayah pertanian luas di dalamnya, maka masyarakat desa menjaga kontribusi pangan. Tanpa desa bercocok tanam maka dipastikan suatu daerah akan bergantung pada daerah lain.

Kedua, desa tidak boros energi. Begitu banyak alternatif yang bisa didapat di desa ketika sumber energi impor menipis. Bila tidak ada bahan bakar maka cukuplah memakai arang, briket, atau kayu.

Ketiga, ketersediaan air dan udara bersih. Pepohonan yang alam yang lestari cukup untuk membuat suatu desa memperoleh udara dan air bersih. Suplai air dan udara bersih tidak akan tersendat sepanjang tahun. Keberadaan desa juga mengimbangi kota yang penuh dengan polusi.

Keempat, desa menjaga keharmonisan dan tradisi. Di tengah gaya hidup konsumeris dan individualis ini, desa masih mampu menjaga keramahan dengan sesamanya.

Kiranya keadaan ini membuat kita optimis menatap masa depan di tengah krisis yang sedang melanda dunia.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...