Itulah gizi seimbang yang didengungkan sudah sejak lama. Gizi seimbang tidak selalu dianggap murah bagi orang-orang desa. Utamanya karena ada susu. Susu dianggap barang mahal.
Bagaimana tidak? Harga sekaleng susu sudah mencapai angka puluhan ribu. Belum lagi ditambah kebutuhan lain. Susu sepertinya (bagi mereka sebagian orang desa) hanya diperuntukkan bagi anak-anak dan lansia.
Sementara itu yang dewasa tidak selalu minum susu. Ya begitulah, namanya juga sugesti. Karena alasan harga, maka susu tidak lagi menjadi konsumsi.
Namun jangan salah, sekalipun mahal, kita bisa mendapat susu dengan murah dan bisa juga tanpa uang. Ya. Gratis? Bagaimana caranya? Peliharalah ternak yang menghasilkan susu. Kita bisa mengambil susu setiap pagi. Simpel kan?
Lalu ternak apa saja yang bisa diambil susunya? Biasanya memang susu yang diambil oleh warga desa adalah susu kambing dan susu sapi.
Kedua hewan itu menjadi populer pada hari-hari ini, bukan karena hewannya yang dijadikan sumber protein manusia tetapi juga susunya yang bergizi.

Tidak ada komentar:
Write komentar