03 Juli 2016

Brexit Dan Permintaan Emas di Indonesia

Penulis: Yopie Pamungkas Saputro, SE
Praktisi Ekonomi, tinggal di Sragen, Jawa Tengah

Brexit menyebabkan Inggris dan Negara persemakmurannya keluar dari zona Eropa. Brexit membuat sebagian besar aktifitas Inggris (UK) menjadi "negara" di luar Uni Eropa. Praktis setiap aktivitas ekspor-impor menjadi terganggu karena biasanya barang dan manusia Inggris dengan bebasnya bisa kluar-masuk Uni Eropa. Kebebasan itu disebabkan semua yang tergabung dalam UE memiliki kemudahan.

Sekarang orang Inggris harus membayar pajak dan visa untuk keluar masuk dan yang jelas hal ini menggangu kegiatan ekspor-impor. Terganggunya ekspor-impor mempengaruhi perekonomian Inggris. Mata uang terimbas ditunjukkan dengan melemahnya nilai tukar poundsterling.

Akhirnya nilai kepercayaan terhadap poundsterling melemah. Kondisi ini menjadi efek domini yang mempengaruhi kegiatan ekonomi dunia. 

Orang cenderung memilih emas. Permintaan emas meningkat hari-hari ini. Sesuai hukum permintaan ketika emas diminati maka harga emas naik secara drastis belakangan ini. Namun, pengaruh keluarnya Inggris dari UE tidak berpengaruh besar terhadap ekonomi mikro Indonesia. Hanya saja, dampaknya harus tetap selalu diwaspadai.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...