
Dampak Positif Pengembangan Sarana Transportasi Massal
SOBAT MEDIA - Transportasi senantiasa berkembang. Orang menggunakan tenaganya sendiri untuk menarik gerobak. Lalu tenaga manusia diganti dengan tenaga hewan. Kemudian tenaga hewan diganti dengan tenaga mesin. Pergantian penggunaan tenaga hewan menjadi tenaga mesin terjadi sejak revolusi industri di Inggris. Sampai sekarang, mesin masih digunakan sebagai penggerak utama suatu moda transportasi. Setelah mesin gunakan apalagi?
Dalam dunia transportasi, mesin selalu membutuhkan bahan bakar. Bahan bakar yang umum dikembangkan diolah dari fosil. Baru-baru ini Brazil telah menunjukkan taji memproduksi bahan bakar biofuel sejak 1972. Separuh produksi tebu untuk gula, separuh lagi untuk bahan bakar.
Bahan bakar fosil relatif mudah didapat. Barangkali kemudahan inilah yang membuat orang berpikir memiliki kendaraan pribadi. Dulu kendaraan pribadi sangat jarang, orang berjalan kaki atau sesekali gunakan angkutan umum. Sekarang, kendaraan pribadi lebih banyak mengaspal di jalan. Polusi semakin membahayakan.
Transportasi massal menjadi alternatif. Polusi udara semakin bisa ditekan karena sedikit saja knalpot yang mengepul di jalan. Pengguna jalan semakin bugar karena berjalan kaki menuju tempat pemberhentian angkutan umum. Dengan demikian, kualitas udara dan kualitas kesehatan menjadi lebih baik dengan pengembangan transportasi massal.
Dalam dunia transportasi, mesin selalu membutuhkan bahan bakar. Bahan bakar yang umum dikembangkan diolah dari fosil. Baru-baru ini Brazil telah menunjukkan taji memproduksi bahan bakar biofuel sejak 1972. Separuh produksi tebu untuk gula, separuh lagi untuk bahan bakar.
Bahan bakar fosil relatif mudah didapat. Barangkali kemudahan inilah yang membuat orang berpikir memiliki kendaraan pribadi. Dulu kendaraan pribadi sangat jarang, orang berjalan kaki atau sesekali gunakan angkutan umum. Sekarang, kendaraan pribadi lebih banyak mengaspal di jalan. Polusi semakin membahayakan.
Transportasi massal menjadi alternatif. Polusi udara semakin bisa ditekan karena sedikit saja knalpot yang mengepul di jalan. Pengguna jalan semakin bugar karena berjalan kaki menuju tempat pemberhentian angkutan umum. Dengan demikian, kualitas udara dan kualitas kesehatan menjadi lebih baik dengan pengembangan transportasi massal.
