23 Mei 2016

Visi Gunungkidul Sebagai Kabupaten Maritim

SOBAT MEDIA - Gunungkidul dalam perkembangannya terus menunjukkan pesona dalam berbagai lini. Mulai dari sarana-prasarana yang terus diperbaharui hingga optimalisasi potensi ekonomi dan budaya, semua diarahkan menjadi sumber kesejahteraan warga. Muncullah sekarang pesona dan sejahtera menghiasi langit Gunungkidul. Sekarang saatnya menyambut visi Kemaritiman Indonesia menjadi negara Maritim yang kemudian didaratkan dengan membangun Gunungkidul berbasis maritim.

Bukan sesuatu yang muluk-muluk bila kita ingin menjadikan suatu kabupaten berbasis Maritim. Semuanya mungkin karena potensi sudah ada. Tinggal dikembangkan saja. Disebut potensi karena daya dukung sumber daya sudah mumpuni. Wilayah dengan muka laut menjadikan Gunungkidul berwajah bahari yang maha luas.

Dalam jarak tertentu, ikan-ikan hidup dan berkembangbiak. Nelayan mendapatkan keuntungan dari kondisi geografis ini.

Selain melaut, potensi Maritim Gunungkidul juga digarap dan dioptimalkan melalui pemanfaatan bibir pantai. Beberapa pantai seperti Baron, Sepanjang, dan Gesing sudah mulai dijadikan lokasi budidaya lobster.

Potensi lobster cukup besar baik dari kemudahan budidaya sampai kepada pola pemasaran hasil budidaya. Permintaan lobster dalam negeri dan ekspor cukup tinggi. Untuk menjaga keberlangsungan potensi bahari, pemerintah larang ekspor benih lobster di bawah 200 gram.

Bukan sekedar budidaya laut, visi pembangunan maritim Gunungkidul juga nampak dari pengembangan sektor wisata. Mulai dari wisata bahari hingga wisata bibir pantai. Keberlangsungan pembangunan dan pemeliharaan kiranya terus-menerus diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakat agar visi Gunungkidul menjadi kabupaten maritim semakin nyata.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...