Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

17 November 2016

Apa Yang Menjadi Kudapan Di Kala Terik?

SOBAT MEDIA - Suhu udara yang tinggi membuat orang beradaptasi dengan berbagai cara. Ada yang berendam pada kolam. Ada yang masuk dalam ruangan berpendingin udara. Ada juga yang dengan kreatif meramu minuman segar baik panas maupun dingin untuk menyegarkan badan.

Minuman bisa dibuat dari buah atau rempah-rempah alami. Daun-daun hijau yang dikeringkan juga memberi khasiat pada kesehatan tubuh. Bahan lain yang dipakai biasanya  berupa gula aren atau gula kelapa. Beberapa daerah menambahkan madu untuk memperkaya rasa dan nutrisi.

Sajian kudapan dalam bentuk dingin biasa ditambah es atau disimpan beberapa saat di lemari es. Untuk sebagian orang desa yang masih menyimpan tradisi tinggi, mereka menyimpan minuman dalam kendi (tembikar). Cara penyimpanan demikian bisa dijumpai pada penjual  cendol.

Minuman dan kudapan juga bisa dan biasa disajikan dan dinikmati dalam bentuk panas. Wedang jahe dan kopi biasa disajikan dalam bentuk panas. Namun, Sajian khas lain yang bisa dinikmati adalah wedang uwuh. Wedang jenis ini disajikan dalam bentuk panas dan berkomposisi daun serai dan salam.

09 Agustus 2016

Gelar Pesta Pernikahan Sesuai Kemampuan Finansial

SOBAT MEDIA - Pernikahan menjadi perhelatan agung. Setiap orang menghormati momen bahagia ini sehingga mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan untuk kemegahan pestanya.

Karena pesta pernikahan mengundang penghormatan tinggi, orang kemudian menginginkan dirinya menjadi seorang putri, ingin penampilan yang paling menarik dalam pesta itu, atau ingin sekali menjadi pusat perhatian.

Dekorasi, busana, dan kuliner yang disajikan kemudian disusun menyesuaikan kerinduan kedua mempelai. Dekorasi megah, busana mewah, dan kuliner meriah direncanakan untuk menggelar perhelatan yang mungkin saja terjadi sekali seumur hidup ini.

Di tengah kerinduan menggelar pesta megah yang begitu tingginya, kita kadang lupa akan kemampuan yang dimiliki. Ya, benar, pernikahan hanya dialami seumur hidup. Namun, pesta yang berkesan tidak harus dilaksanakan secara mahal-mahalan. Cukup diselenggarakan saja secara sederhana tapi penuh makna.

Kesederhanaan tapi bermakna bisa ditunjukkan lewat pengelolaan dana. Dana pernikahan biasanya tinggi karena harus persiapkan segala macam kebutuhan. Namun, jangan sampai pernikahan itu meninggalkan hutang di sana-sini. Berhutang berarti minus dalam memulai keluarga baru.

Pesta pernikahan yang bisa diselenggarakan di rumah tidak perlu menyewa aula gedung yang mahal. Dengan pesta di rumah, kemeriahan menjadi milik kita dan para tetangga.

Sajian khas berselera biasanya lebih terjangkau menggunakan makanan dan snack tradisional. Dengan sajian ini kita masih bisa memaknai budaya dan mengajarkan tradisi pada anak cucu.

02 Juni 2016

Ini Alasan Kita Cintai Makanan Tradisional

SOBAT MEDIA - Makanan di kampung memang membuat hati kangen. Pedasnya, gurihnya, sedapnya, dan aromanya menggugah selera. Bayangkan bila kita sedang lapar haus, pasti sayur tumis, santan, dan gorengan lain yang dibarengi sama kelapa muda pasti bikin lapar makin berat.

Bagi kita orang-orang desa, ingin rasanya kita kembali pada masa-masa itu, suatu masa dimana semuanya tidak harus ditukar dengan uang alias gratis, suatu masa dimana kita tidak harus membayar semuanya.

Memancing tidak harus bayar, cukup lempar saja kail ke kali ikan sudah “nyantol” pada umpan kita. Bermain di hutan-hutan juga tidak harus memasuki “gerbang retribusi”. Cukup masuk saja kita bisa melihat monyet-monyet. Hehe.. itulah desa.

Tapi kita mau kembali ke soal makanan. Kenapa kita harus mencintai makanan desa? Ini ada alasan medisnya. Ternyata makanan dari desa tidak banyak mengandung zat berbahaya. Bahan yang digunakanpun alami.

Pertama, makanan desa tidak mengandung pewarna buatan. Semua diambil dari dedaunan alam.

Kedua, makanan dan sesajian berselera khas itu tidak menggunakan pengawet. Lihat saja, baru sehari kalau tidak segera disantap sudah basi.

Ketiga, untuk menyedap rasa, orang-orang desa gunakan vanili untuk kue atau cukup ditambah gula bila ingin sayur yang dimasak itu menjadi sedap.

Jadi, cukup aman untuk mencintai makanan tradisional kan?

27 Mei 2016

Susu: Sumber Gizi Penting Nan Sederhana

SOBAT MEDIA - Bagi orang-orang desa sebenarnya tidak sulit untuk beroleh gizi seimbang. Untuk karbohidrat sudah ada nasi, sayur-mayur tinggal petik di pekarangan, lauk-pauk bisa bikin sendiri dari benguk yang difermentasi atau olahan kacang-kacangan ditambah dengan daging ternak. Setelah itu biar sempurna tinggalah ditambah segelas susu.

Itulah gizi seimbang yang didengungkan sudah sejak lama. Gizi seimbang tidak selalu dianggap murah bagi orang-orang desa. Utamanya karena ada susu. Susu dianggap barang mahal.

Bagaimana tidak? Harga sekaleng susu sudah mencapai angka puluhan ribu. Belum lagi ditambah kebutuhan lain. Susu sepertinya (bagi mereka sebagian orang desa) hanya diperuntukkan bagi anak-anak dan lansia.

Sementara itu yang dewasa tidak selalu minum susu. Ya begitulah, namanya juga sugesti. Karena alasan harga, maka susu tidak lagi menjadi konsumsi.

Namun jangan salah, sekalipun mahal, kita bisa mendapat susu dengan murah dan bisa juga tanpa uang. Ya. Gratis? Bagaimana caranya? Peliharalah ternak yang menghasilkan susu. Kita bisa mengambil susu setiap pagi. Simpel kan?

Lalu ternak apa saja yang bisa diambil susunya? Biasanya memang susu yang diambil oleh warga desa adalah susu kambing dan susu sapi.

Kedua hewan itu menjadi populer pada hari-hari ini, bukan karena hewannya yang dijadikan sumber protein manusia tetapi juga susunya yang bergizi.

22 Mei 2016

Tepung Singkong (Mocaf) Bisa Digunakan Untuk Apa?

SOBAT MEDIA - Modified Cassava Flour (Mocaf) adalah bahan olahan singkong yang memiliki banyak fungsi. Kandungannya yang kaya vitamin membuat mocaf memiliki beberapa keunggulan dibandingkan bahan tepung yang lain. 

Bila ingin membuat kue atau penganan yang aman maka pakailah mocaf karena kandungannya aman bagi pencernaan. Bahan makanan yang lain seperti tepung gandum dan beras memiliki kandungan gluten yang lebih tinggi sehingga lebih beresiko pada pencernaan.

Sekalipun demikian, tekstur makanan hasil olahan mocaf lebih kenyal sehingga menambah citarasa makanan. Karena aroma singkongnya sudah sirna, maka aroma mocaf membuat makanan menjadi semakin lezat dan nikmat untuk disantap.

Di Gunungkidul sendiri bahan olahan Mocaf sudah dikenal oleh penduduknya. Penduduk menggunakan tepung mocaf untuk bahan pembuatan kue kering, jajanan pasar, dan dibentuk menjadi butiran padat dan dimasak seperti menanak nasi.

Terbaru

Sistem Keamanan Lingkungan (SISKAMLING) Apakah Masih Diperlukan?

SOBAT MEDIA – Desa dengan berbagai aktifitasnya menuntut setiap warga untuk selalu sibuk. Warga tidak hanya bekerja soal pertanian dan pet...